Quote of the Day

Image

Kesimpulan

Advertisements

Nur Qudus, SPd, MT Doktor Ilmu Lingkungan

Selasa, 14 April 2015 Bapak Nur Qudus, SPd, MT melaksanakan Ujian Terbuka Program Studi Ilmu Lingkungan – Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Judul Disertasi “Penerapan Sistem Resapan Air Hujan di Kawasan Permukiman Kota Semarang”. Promotor Prof. Dr.Ir. Sunjoto Dipl.HE, DEA, Ko-Promotor Ir. Djoko Luknanto, MSc, PhD dan Prof. Dr. H.A. Sudibyakto, MS.

Berikut cuplikan ringkasan Disertasi Bapak Dr. Nur Qudus, SPd, MT : Kota Semarang mengalami pertumbuhan jumlah penduduk yang cukup pesat berimbas pada perubahan tata guna lahan, kondisi ini berpengaruh pada proses terjadinya resapan air hujan dan mengurangi potensi air tanah. Untuk itu perlu kajian tentang peta sebaran sumur resapan air hujan di kawasan pemukiman ditinjau dari elevasi muka air tanah, koefisien permeabilitas dan sudut kemiringan lereng . Selain sebaran sumur resapan, dimensi sumur dan tipe sumur resapan air hujan dikaji agar mempermudah sosialisasinya kepada masyarakat. Sumur resapan merupakan suatu konstruksi yang dapat dimanfaatkan sebagai media sirkulasi air tanah dengan tujuan untuk menjaga volume air tanah serta untuk pengendalian genangan banjir. Konsep dasar sumur resapan pada hakekatnya adalah memberi kesempatan dan jalan air hujan yang jatuh di atap atau lahan yang kedap air untuk meresap ke dalam tanah dengan jalan menampung air tersebut pada suatu sistem resapan. Sumur resapan ini merupakan sumur kosong dengan kapasitas tampungan air cukup besar sebelum air meresap ke dalam tanah.

DSCN2888E

Selamat ya pak, akhirnya. Semoga menginspirasi semangat untuk terus belajar selama hayat di kandung badan.

Prof Dr Ir Bambang Haryadi begawan Transportasi Teknik Sipil UNNES

IMG_9431-web

Pada hari jadinya yang ke-50 UNNES, Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang mendapat kado istimewa dengan adanya profesor pertama di Jurusan Teknik Sipil UNNES. Pengukuhan Prof. Dr. Ir. Bambang Haryadi MSc oleh Rektor  Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Selasa (10/3) di Auditorium Kampus Sekaran Gunungpati. Prof. Dr. Ir. Bambang Haryadi MSc adalah profesor bidang ilmu rekayasa transportasi.

Selamat untuk Bapak Prof Dr Ir Bambang Haryadi, pencapaian yang sangat menginsirasi bagi kami, siapa bilang dosen Jurusan Teknik Sipil UNNES cuman mikirin ‘proyek dan kerjaan luar’.

Agenda 3 Mei : Kerja bakti membuat selokan Interlocking Precast Concrete di Deliksari

Permasalahan yang dihadapi warga RWVI Dukuh Deliksari, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati Semarang adalah kondisi sistem drainase yang buruk. Bantuan dari pemerintah maupun swasta untuk penataan lingkungan pemukiman menjadi tidak ada artinya jika gerakan tanah terus terjadi di setiap musim penghujan tiba. Warga sendiripun harus mengeluarkan biaya rutin yang tidak sedikit untuk melakukan renovasi rumahnya yang dalam kondisi miring karena gerakan tanah. Sistem drainase itu berupa drainase permukaan yang harus kedap air karena berfungsi untuk mencegah aliran air meresap ke dalam lereng. Peningkatan kejenuhan air akan memicu terjadinya gerakan tanah pada lereng. Selain program teknis, upaya pengurangan risiko bencana sangat sulit berhasil tanpa disertai program sosial yang menitik beratkan pada upaya pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan sifat kegotongroyongan warga yang masih kental.

Pelaksanaan program terdiri dari 3 (tiga) tahap yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Keterlibatan warga dalam tiap tahap program dalam bentuk pertemuan tokoh masyarakat dan kerja bakti dalam pembuatan prototipe selokan beton pracetak.

DSCN2840ETahap Persiapan kegiatan kerja bakti warga dan mahasiswa melalui kegiatan PKMM 2015.

DSC_0551EDSC_0435EDSC_0553ETahap pelaksanaan : Pembuatan selokan beton pracetak produksi gotong royong warga Deliksari.

Pelibatan warga dalam pelaksanaan program ditujukan agar warga dapat menekan biaya pembuatan selokan beton pracetak dengan tenaga gotong royong. Pengalaman warga tinggal di daerah rawan longsor yang hampir 30 tahun merupakan bahan diskusi yang menarik dalam pembuatan materi pelatihan. Selain itu warga nantinya harus dapat merawat sendiri saluran jika terjadi gerakan tanah yang membuat selokan bergeser.

Kondisi yang diharapkan warga tidak lagi menggunakan material-material yang getas pada kondisi tanah yang rentan bergerak seperti di daerah mereka. Material getas ini kurang awet, mudah terjadi keretakan yang dapat menyebabkan air hujan meresap kedalam tanah dan dapat memicu terjadinya gerakkan tanah. Beberapa material selokan yang bersifat getas yang sering digunakan warga adalah material pasangan batu kali, buis beton yang tidak ditulangi, dan pasangan bata.

Pak Bambang Dewasa dikala muda

IMG_3709E

Foto Drs. Bambang Dewasa (Alm.) paling kanan. Terimakasih pak Ir. Subiyanto | hanibiy@gmail.com atas kiriman fotonya. Bapak Ir. Subiyanto adalah kolega beliau di konsultan perencana PT. Pola Dwipa Semarang di era 1980-90an. Rekam jejak beliau dikala muda sudah mulai ada dokumentasinya.

Drs. Bambang Dewasa (Alm.) adalah salah satu ahli struktur terbaik yang pernah ada di Semarang. Beliau bekerja sebagai dosen Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang (UNNES) sekaligus praktisi di beberapa konsultan perencana. PT. Pola Dwipa Semarang adalah salah satu tempat beliau menghasilkan karya-karya apik yang sangat dikagumi hingga saat ini. Pada hari Jumat, 9 Desember 2011, beliau berpulang ke Rahmatullah pada usia 64 tahun. Banyak karya besar yang beliau hasilkan semasa hidup dan sebagian telah kami didokumentasikan dalam bentuk file yang tersimpan dalam blog ini.

Salah satu sifat yang dapat diteladani dari beliau adalah sifat membumi. Terus berkarya tanpa mengharapkan penghargaan atas jasa yang telah diberikan untuk mencerdaskan mahasiswa. Sungguh luar biasa di jaman yang serba narsis dan materialistis.

Salah satu testimoni tentang almarhum di tulis oleh Bapak Dr. Ir.Sri Tudjono, MS yang merupakan praktisi sekaligus dosen Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang disampaikan di sini.

 

Teknik Sipil UNNES Juara 3 Lomba Beton Nasional PNJ 2015

Selasa, 24 Maret 2015 merupakan hari bersejarah bagi Strong Concrete Team Universitas Negeri Semarang. Pasalnya hari itu merupakan hari diumumkannya pemenang Lomba Beton Nasional 2015 yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dengan tema ”Beton Mutu Tinggi Tepat Rancangan K-500”. Total peserta yang ikut dalam lomba beton ini sejumlah 14 tim dari berbagai universitas di Indonesia, tahap 1 dilakukan dengan menyeleksi makalah dan pembuatan benda uji serta hasil kuat tekan benda uji pada umur 14 hari yang dilakukan oleh setiap tim di universitas masing-masing, lalu dikirim ke Politeknik Negeri Jakarta, hingga mendapatkan 5 tim dari 14 tim sebagi finalis Lomba Beton Nasional dengan tema ”Beton Mutu Tinggi Tepat Rancangan K-500”.

PNJBeton01

Tahap selanjutnya setiap finalis melakukan presentasi didepan 3 juri, 2 juri dari Politeknik Negeri Jakarta dan 1 juri dari Universitas Indonesia serta panitia Lomba Beton Nasional 2015 pada hari Senin, 23 Maret 2015 di Politeknik Negeri Jakarta. Benda uji yang telah dikirimkan di uji kuat tekan betonnya pada umur 28 hari yaitu pada tanggal 24 Maret 2015. Setelah pengujian selesai tahap terakhir adalah pengumuman Lomba Beton Nasional dengan tema ”Beton Mutu Tinggi Tepat Rancangan K-500”.

Adapun urutan sebagai pemenangnya adalah :

  1. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)
  2. Politeknik Negeri Bali (PNB)
  3. Universitas Negeri Semarang (UNNES)
  4. Universitas Indonesia (UI)
  5. Universitas Diponegoro (UNDIP)

Lomba beton nasional ini diadakan bukan hanya untuk menunjukkan kreatifitas mahasiswa saja namun juga sebagai ajang silaturahmi serta berbagi pengalaman antar mahasiswa, ungkap Bapak Putra Agung selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta.

PNJBeton02ROHMAN ASNANTO (Teknik Sipil 13), Roikhatun (Teknik Sipil 13), dan FRAN HANUNG WIBOWO (Teknik Sipil 13).

PNJBeton03

roikhatun s1 teknik sipil 2013 | roikhatuni@gmail.com