Ekspose tugas mata kuliah Mitigasi Bencana 2015

“Disaat terjadinya bencana, kita selalu terlambat mengantisipasi. Setelah bencana berakhir, kita lupa atau melupakan, lalu bencana datang kembali dan kita belum belajar apa-apa dari bencana”. Mungkin kita tidak lebih bijak dari nenek moyang kita, paling tidak bangunan yang mereka buat lebih menyatu dengan alam dan yang pasti mengantisipasi bencana yang akan terjadi di jaman anak dan cucu mereka.

DSCN0934

Upaya mitigasi bencana yang berkelanjutan, itu menginspirasi kita untuk belajar dalam bentuk yang lebih serius di kampus dalam sebuah mata kuliah Mitigasi Bencana (2 SKS). Capaian Pembelajaran Matakuliah yang ada dalam RPS Prodi S1 Teknik Sipil UNNES adalah mampu menganalisis tentang ruang lingkup definisi dan batasan mengenai kebencanaan seperti kerentaan bahaya, resiko bencana, serta mitigasi bencana; mampu menjelaskan ruang lingkup dan tujuan mitigasi bencana; mampu menggambarkan posisi geologis kepulauan Indonesia dan implikasinya terhadap potensi kebencanaan; mampu menganalisis terjadinya bencana gempa bumi; mampu menganalisis terjadinya bencana longsor; mampu menganalisis terjadinya bencana gunung api; mampu menganalisis terjadinya bencana banjir; mampu menganalisis terjadinya bencana kekeringan; mampu menganalisis terjadinya bencana tsunami; mampu memahami konsep pembangunan berwawasan kebencanaan; mampu mengidentifikasi kebijakan pemerintah berkaitan dengan mitigasi bencana.

Setelah kuliah satu semester, mahasiswa diberi tugas membuat laporan tentang upaya mitigasi bencana yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupeten atau Kota di sebagian Jawa Tengah. Laporan mahasisiwa Teknik Sipil 2012 ini layak diekspose untuk menambah wawasan masyarakat tentang aktifitas BPBD selama ini. Semoga laporan tugas Mitigasi Bencana ini bermanfaat.

Unduh laporan