Hamzah dan Tigo paparan di The 3rd Asia Future Conference Jepang

FHP (Funny Hand Puppet) Story Telling merupakan metode bercerita dengan menggunakan boneka tangan yang ditujukan kepada anak-anak. Seorang anak akan mulai mengekspresikan emosinya pada saat mendengarkan cerita baik senang ataupun sedih dan dapat merangsang untuk meningkatkan sikap aktif, serta memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak dengan lingkungan dan kenyataan. Melalui metode ini, sesungguhnya anak-anak tidak hanya memperoleh kesenangan atau hiburan saja, tetapi mendapatkan pendidikan yang jauh lebih luas seperti pemahaman mengenai bencana longsor untuk mengetahui upaya-upaya apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya bencana tersebut.

fhp2 fhp1

Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat tahun 2015 yang diketuai Kurnia Dwi Anggraini (5113412011) di dukuh deliksari, kecamatan Sukorejo, Gunungpati Semarang diangkat sebagai paper pada The 3rd  Asia Future Conference. Paper akan disajikan oleh M. Hamzah Fansuri (5113412002) dan Tigo Mindiastiwi (5113412012) mahasiswa S1 Teknik Sipil UNNES. Konfrerensi yang akan diselenggarakan di Kitakyushu, Jepang ini berlangsung selama lima Hari yaitu pada tanggal 26 September – 3 Oktober 2016. Paper, paparan dan peserta dapat diunduh disini. Sukses ya dik, paparannya.-

img_5567

Fakhri Muhammad mengikuti pelatihan HEC-HMS di UNJANI

2016-09-17-photoe

Jumat, 16 September 2016, Fakhri Muhammad (alumni Sipil ’12) mengikuti pelatihan HEC-HMS di UNJANI (Universitas Jenderal Achmad Yani) Cimahi. HEC-HMS adalah piranti lunak yang dapat membantu menyelesaikan masalah ke-airan seperti studi ketersediaan air, drainase kota, perkiraan aliran, dampak urbanisasi akan datang, perencanaan pelimpah bendungan, kerugian banjir, pengaturan bantaran banjir, wetland hydrology dan sistem oprasi. Kegiatan pelatihan berlangsung satu hari, dengan instruktur pelatihan adalah Ir. Bambang Adi Riyanto, M. Eng. dari UNPAR (Universitas Parahyangan), Bandung. Dalam waktu yang singkat itu, Pak Bambang berhasil menjelaskan tentang apa itu hidrolika, apa itu hidrologi, serta apa dan untuk apa HEC-HMS itu. Namun sayangnya, ada satu sesi yang harus tidak terlaksana karena waktu sudah tidak memungkinkan, yaitu sesi latihan soal yang dibimbing langsung oleh Pak Bambang. Sesi itu tidak terlaksana karena di sesi tanya jawab, banyak sekali peserta yang bertanya, dan diskusi berlangsung sangat lama. Dari pelatihan ini, “Saya sadar akan satu hal, belajar itu tidak hanya harus di satu bidang saja, belajar itu bebas dan banyak. Dan jika kita sudah mencapai tahap ini, kita tidak akan lagi menganggap ilmu di bidang yang kita pelajari adalah ilmu yang paling baik.” kata Fakhri.-

hec-hms_main