Menulis Gempa di Konferensi Nasional Teknik Sipil 10

dscn4905e

Judul paper yang ditulis Ir. Himawan Indarto, MS bersama Hanggoro Tri Cahyo A.,ST, MT dalam rangka KoNTekS10 kali ini adalah  “Penyederhanaan perhitungan gaya geser dasar seismik (V) SNI Gempa 2012 untuk tipikal bangunan gedung sekolah di Jawa Tengah”. Ide awalnya sederhana, membuat perhitungan beban gempa berdasarkan SNI Gempa 2012 menjadi lebih sederhana untuk gedung sekolah di wilayah Jawa Tengah. Paper ini terinspirasi oleh bapak Alm. Drs. Bambang Dewasa yang pernah membuat penyederhanaan-penyederhanaan agar pemahaman masyarakat menjadi lebih mudah dalam perhitungan beban gempa. Selain itu paper ini juga sebagai upaya pengayaan materi sosialisasi SNI Gempa 2012 (Indarto H. et al, 2013) yang masih relatif baru kepada masyarakat. Paper bisa di unduh di sini.

Advertisements

International Conference Geosynthetics 2016

Rabu, 11 Mei 2016

International Conference Geosynthetics 2016 dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 10 Mei 2016, dengan tema “Geosynthetics for Infrastructure Projects” di Ballroom Century Park Hotel, Jakarta.

International Conference Geosynthetics 2016 ini merupakan agenda kegiatan dari International Geosynthetics Society Chapter Indonesia (INA-IGS), setelah sempat fakum selama 11 tahun dari berbagai kegiatan kini International Geosynthetics Society Chapter Indonesia (INA-IGS) menghidupkan kembali, salah satunya dengan kegiatan seminar internasional ini, menurut Amelia Makmur selaku ketua panitia International Conference Geosynthetics 2016.

Acara ini dihadiri oleh pembicara dari dalam dan luar negeri, peserta dari berbagai perusahaan, praktisi, serta mahasiswa. Acara ini juga dihadiri oleh pemrakarsa berdirinya International Geosynthetics Society Chapter Indonesia (INA-IGS), acara ini berlangsung pada pukul 08.30 sampai dengan 17.45 WIB.

Adapun pembicara yang hadir dalam International Conference Geosynthetics 2016 adalah:

  1. Albert Ho (Sowers Action, Hongkong) dengan judul paper “Construction Difficulties of Reinforced Earth Wall in Asia”
  1. Gouw Tjie-Liong, M.Eng, ChFC (President for International Geosynthetics Society Chapter Indonesia, INA-IGS) dengan judul paper “Common Mistakes in Designing MSE Wall with Finite Element Method”
  1. Michael Dobie, CEng, FICE, FCIHT (Vice President for International Geosynthetics Society Chapter Indonesia, INA-IGS) dengan judul paper “Design Parameters and Specification for Geosynthetics Reinforcement”
  1. Chris Lawson (Tencate Geosynthetics Asia, Sdn Bhd) dengan judul paper “Geotextiles for River and Coastal Infrastructure”
  1. Graham Thomson (HUESKER Asia Pasific Pte Ltd) dengan judul paper “Milestone Projects in The Development of Geotextiles Encased Columns (GEC)”
  1. Tee Choon Heng, Chan Chin Boondengan judul paper “The Practical application of Geosynthetics to the Repair  of Failed Slopes”
  1. Kent P. Von Maubeuge dengan judul paper “Regulation and Recommendations for the use of Geosynthetics Barries in Geotechnical Application”
  1. Matteo Lelli (Maccaferri Asia) dengan judul paper  “Design of Earth Structure Reinforced with Polymeric and Metalic Reinforcement Using Limit Equilibrium Methods”
  1. Loke Kean Hooi (Tenser International Limited) dengan judul paper “The Versatility of Geosynthetics in Slope Construction Over Fill Tunnels – a Case Study”
  1. Muhammad Nazaruddin Bin Hairazi dengan judul paper “Geocomposite Material for Subsoil Drainage System : Project Case Study”
  1. Prof. Ir. Indrasurya B.Mochtar, Msc, Ph.D (Teknindo Geosistem Unggul) dengan judul paper “Suggested Reinforced Earth System as Alternative Foundation of Small Bridges in Rural Areas of Indonesia”
  1. Dandung S.Harninto (Geoforce Indonesia) dengan judul paper “Laterite Soil as Bracfill Material for Geosynthetics Structures – Challenges and Countermeasure”
  1. Ganny Saputa, Andryan Suhendra dengan judul paper “Konstruksi PEGAR menggunakan geotube berbahan dasar geokomposit”

20160510_180612E 20160510_180837EIr. Gouw Tjie-Liong, M.Eng, ChFC (President for International Geosynthetics Society Chapter Indonesia), dan Roikhatun (T.sipil ’13).

Setiap paper yang dipaparkan dalam International Conference Geosynthetics 2016 mempunyai topic yang sangat menarik, karena dewasa ini kebutuhan akan perbaikan tanah dengan geosintetik semakin meningkat, maka dengan adanya seminar ini banyak ilmu yang didapat untuk mengembangkan potensi diri semua peserta dalam pengetahuan keteknisipilan pada umumnya dan geosintetik pada khususnya.

roikhatun s1 teknik sipil 2013 | roikhatuni@gmail.com

Sosialisasi penyelenggaraan bangunan gedung

Sosialisasi penyelenggaraan bangunan gedung yang dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 12-13 April 2016 . Acara yang diadakan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Tengah bertujuan mensosialisasikan tentang pentingnya ijin mendirikan bangunan (IMB) yang telah diatur dalam  undang – undang. Undang-undang penataan ruang memayungi undang-undang yang lain sementara UUBG sebagai salah satu pilarnya. Secara hirarkis ada UUBG, PPBG kemudian perlu ditindaklanjuti di daerah (kabupaten/kota) dengan menyusun Perda BG yang mengacu pada pedoman dan standar teknis.
Pada UU No. 28 Tahun 2008 tentang Bangunan gedung yang telah disempurnakan menjadi PERMEN PUPR NO. 05/PRT/M/2016 Tentang ijin mendirikan bangunan gedung. Dalam penyempurnaan sebagai penyesuaian kondisi saat ini sesuai dengan perintah presiden untuk melakukan review dan inovasi terutama guna meningkatakan iklim investasi dengan menyederhanakan waktu dan prosedur perizinan, Perubahan Regulasi terkait penyelenggaraan bangunan gedung, Pendetaialan proses penyelanggaran IMB sesuai dengan kompleksitas.
Selain itu peraturan tenatang pendirian bangunan gedung pada tiap daerah diatur pada PERDA BG yang tetap megacu pada UU dan PERMEN. Latar belakang pentingnya pendampingan implementasi PERDA BG, pentingnya peruabahan paradigma penyelenggaraan bangunan gedung pasca terbitanya Perda BG yaitu IMB sebagai alat untuk menarik restribusi bagi PAD, administrasi bangunan gedung, Teknis Bangunan sebatas pemenuhan KDB, KLB, GSB dan ketinggian bangunan, setelah adadanya PERDA BG maka OMB + SLF memiliki fungsi sebagi control pemenuhan persyaratan administrative , fungsi control teknis, Fungsi control tata BG Lingkungan dan Kepastian Hukum.
Peratuan yang lain yang dibahas dalam sosialisasi ini adalah Peraturan tentang Peraturan Presiden Republik Indonesia No 73 tahun 2007 tentang pembangunan bangunan gedung Negara, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 45/PRT/M/2007 tentang pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara. Peraturan Menteri PU-PR No.1/PRT/M?2015 Tentang Bangunan Gedung Cagar Budaya yang dilesatarikan, Peraturan Menteri PUPR no.2/PRT/M/2015 tentang bangunan hijau, Peraturan Menteri PU No. 11/PRT/M/2014 tentang Pengelolaan Air Hujan pada bangunan Gedung dan Persilnya.
Peraturan yang telah dibuat sebagai pedoman dalam pembangunan Bangunan Gedung baik secara teknis maupun administratif sehingga dapat tercipta bangunan yang aman dan sesuai dengan izin pendiriannya. Dan akhir kata acara tersebut memberikan banyak manfaat dan ilmu yang belum didapatkan sebelumnya terutama tentang pertingnya izin mendirikan bangunan baik pra konstruksi maupun setelah konstruksi terlaksana.
1460630091991

Reportase oleh Yusita Dyka | yusita.dyka@gmail.com | Teknik Sipil UNNES 2013.

2 mahasiswa S1 Teknik Sipil menulis di Konferensi Internasional FT UNNES

Adalah Fakhri Muhammad dan Bahar Ardianto mahasiswa prodi S1 Teknik Sipil di bawah bimbingan dosen Endah Kanti Pangestuti, ST, MT, Dra. Sri Handayani, MPd, dan Dr. Rini Kusumawardani memberanikan diri mepresentasikan hasil penelitian. Penelitian yang didanai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2015 ini dipaparkan di The 4th International Conference on Education, Concept, and Application of Green Technology 2015. Konferensi yang dilaksanakan pada tanggal 10 September 2015 di Hotel Grand Candi Semarang yang menghadirkan tiga keynote speakers yang ahli di bidangnya:

  1. Prof. Zainal Alimuddin Zainal Alauddin (Biomass Energy Sistem, Universiti Sains Malaysia)
  2. Prof. Tatsuo Sawada (Fluid Engineering, Keio University, Japan)
  3. Prof. Kenzi Takahashi ( Chemical Reaction Engineering, Biorefinery Engineering, Kanazawa University).

Fakhri membawakan topik tentang Pemanfaatan Glugu (Cocos Nucifera) Untuk Perkuatan Kayu Albasia Sebagai Balok Laminasi. Sedangkan Bahar membawakan topik Beton Serang (Beton Serbuk Arang). Selamat dik, semoga prestasi kalian nantinya bisa menumbuhkembangkan budaya menulis yang sedang dibangun di kalangan mahasiwa.

IMG-20150910-WA0026E

DSCN3458E DSCN3456E

Bahar Ardianto dan Fakhri Muhammad (Sipil ’12)

Kuliah Umum Pondasi Dangkal : Pondasi KSLL

Sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) pada sistem pendidikan tinggi UU Dikti 12/2012 untuk kata kunci tingkat kemampuan kerja dalam deskripsi KKNI level kualifikasi 6 (sarjana) yakni mampu mengaplikasikan, mengkaji, membuat desain, memanfaatkan IPTEKS, menyelesaikan masalah. Sedangkan untuk tingkat penguasaan pengetahuan pada level sarjana adalah menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan dan keterampilan tersebut secara mendalam. Untuk itu Sarjana S1 Teknik Sipil tidak boleh lagi bangga menganggap dapat menguasi software program analisis struktur dan geoteknik itu sebagai kelebihan namun sudah menjadi standar kompetensi yang mewajibkan mahasiswa mampu mengaplikasikan dalam sebuah desain bangunan misalnya seperti desain sistem pondasi.

Untuk memahami sebuah sistem pondasi hal perlu dipahami oleh mahasiswa adalah mekanisme distribusi beban ke tanah oleh sistem pondasi, penurunan pondasi, beda penurunan sistem pondasi, dan tentunya kekuatan material pondasi. Harapan kami mahasiswa dapat mempelajari aspek-aspek tersebut dalam kegiatan kuliah umum pondasi konstruksi sarang laba-laba (KSLL). Selain itu mahasiswa dapat terinspirasi atas teknologi KSLL sehingga lahirlah Tugas Akhir dengan aplikasi KSLL yang dibimbing oleh engineer dari PT Katama Surya Bumi selaku pemegang Paten pondasi KSLL.

Kuliah umum Pondasi KSLL diselenggarakan pada hari kamis, 28 Mei 2015 di Gedung Graha Cendekia FT UNNES dengan dihadiri kurang lebih 200 peserta dari mahasiswa dan dosen PTN/PTS di Kota Semarang. Pembicara utama adalah Bapak Drs. Kris Suyanto. JF. dan didampingi oleh Bapak Hamboro, ST. Moderator oleh Bapak Drs. Lashari, MT dosen pengampu mata kuliah Pondasi Dangkal. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Drs. Sucipto, MT selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil UNNES. Seluruh kegiatan ini melibatkan panitia dari mahasiswa Prodi S1 Teknik Sipil UNNES angkatan 2013 dan 2014 yang tergabung dalam CeRC UNNES.

IMG_0010E   IMG_0019EIMG_0026EIMG_0022EIMG_5601EIMG_0054EIMG_0040EIMG_0092E

 

Kuliah Umum Struktur Baja 2014

Pada hari Kamis, 23 Oktober 2014 (13.30-15.30 WIB) Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan kuliah umum setelah acara Lokakarya mata kuliah Analisis Struktur pada pagi harinya. Kuliah umum ini mengambil tema “Direct Analysis Method (AISC 2010), apa dan mengapa kita perlu mempelajarinya”. Dosen tamu kuliah umum adalah Dr. Ir. Wiryanto Dewobroto, MT (Praktisi dan Dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan, Tangerang) dengan moderator Drs Henry Apriyatno M.T (Dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang).

Kuliah umum ini diikuti 3 dosen dan 170 mahasiswa S1 / S2 Teknik Sipil dari Universitas Negeri Semarang, Universitas Diponegoro, Universitas Pandanaran, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Universitas Tidar Magelang, Undaris Ungaran, Universitas Semarang, dan STT Nusa Putra Sukabumi.

IMG_7158IMG_7220IMG_7226IMG_7250

Berikut cuplikan makalah yang disampaikan oleh Dr. Ir. Wiryanto Dewobroto, MT :

“Perkembangan code atau peraturan perencanaan struktur baja di Indonesia relatif stagnan. Saat ini code yang resmi digunakan adalah SNI 03 – 1729 – 2002, yang mengacu pada AISC code dari Amerika. Padahal sejak 2002 sampai sekarang, AISC code sendiri telah diperbaharui, yaitu versi 2005 dan 2010. Untuk antisipasi, team Puslitbang Pemukiman di Bandung telah membuat draft SNI baja (Puskim 2011), yang disusun sepenuhnya berdasarkan AISC code versi 2010, terbaru. Terkait dengan pengembangan kompetensi engineer, khususnya di bidang rekayasa konstruksi baja, maka adanya draft SNI baja (Puskim 2011) yang disusun oleh team Puslitbang Pemukiman, Bandung, dapat menjadi petunjuk bahwa kedepannya peraturan perencanaan yang akan digunakan di Indonesia adalah LRFD yang mengacu AISC (2010). Jadi kalau sekarang sudah dapat dimulai penguasaan materi tersebut, maka kedepannya tentu akan lebih siap menghadapi tantangan-tantangan yang timbul”. Makalah lengkap dapat diunduh di sini.

Kegiatan ini ditutup dengan pembagian doorprize dari penerbit Lumina Press, Konsultan Natural Desain Cipta Laras. PT Semarang, dan PT. Hilti Nusantara. Terimakasih kepada pihak sponsor yang telah memberikan doorprize kepada peserta yang beruntung. Terimakasih untuk segenap panitia dari mahasiswa S1 Teknik Sipil yang telah mempersiapkan kegiatan kuliah umum ini. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat.

IMG_7264